Kemendes PDTT Gelar Bimtek Desa Inklusif dan Akuntabilitas Sosial di Desa mendalo indah
MENDALO INDAH – Kementrian Desa Pengembangan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melaksanakan Bimbingan Teknis Pengembangan Desa Inklusif dan Sistem Akuntabilitas Sosial di Desa Mendalo Indah yang di Fasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) yang telah mendapatkan Pelatihan Training of Trainer (TOT) di Jakarta, Senin (03/06/2024).
Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Mendalo Indah itu dibuka oleh Kepala Dinas PMD, Syaifullah. Dihadiri Kepala Desa, Kasi Evaluasi Perkembangan Desa Dinas PMD, PLD, Perwakilan kelompok penerima manfaat layanan kesehatan/posyandu, PAUD, Adminduk, Sanitasi, disabilitas, rentan, pemdes, BPD dan Unsur masyarakat Lainnya.
Dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara Kepala Dinas PMD, Syaifullah menjelaskan, menjadi suatu kebanggaan bagi Dinas PMD bahwasanya ada 4 desa di Muaro Jambi yang menjadi pilihan untuk pengembangan desa inklusif ini, salah satunya adalah Desa Mendalo Indah.
Syaifullah Juga menambahkan, Desa Mendalo Indah diharapkan menjadi desa percontohan bagi desa lainnya di Muaro Jambi.
“Sayo bangga ado desa muaro jambi yang dipilih untuk melakukan pengembangan desa inklusif. Semoga Mendalo Indah ni jadi desa percontohan bagi desa lainnyo di muaro jambi dalam pengembangan desa inklusif ni.” Ungkapnya dengan penuh rasa bangga.
semenatara Kepala Desa Mendalo Indah Muslim menjelaskan, Pemerintah Desa Mendalo Indah menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini dan berharap para peserta dapat mengikuti bimtek dengan baik agar mengerti apa yang di maksud desa inklusif.
"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan desa, sehingga tahu permasalahan dan kondisi apa saja yang di hadapi pemerintah desa dalam mengambil kebijakan demi kepentingan umum yang di harapkan mampu mewakili seluruh kebutuhan lapisan masyakat desa,” ujarnya dengan tegas.
Kepala seksi Evaluasi Perkembangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Umar menyampaikan agar kaum rentan dan marginal dapat terperhatikan dalam proses pembangunan desa.
“kaum rentandan marginal yang ado di desa tu jangan di lupokan dalam proses Pembangunan desa, supayo kebutuhan mereka jugo terpenuhi yang mungkin selamo ini ado yang terlupokan,” ungkap pria yang berkacamata tersebut.
Zahra selaku perwakilan dari Kemendes PDTT berharap Masyarakat Desa Mendalo Indah dapat semakin semangat mendukung Desa Inklusif dan Akuntabilitas sosial ini dan bisa membantu dalam pembangunan desa.
“saya sangat berharap mereka (warga desa mendalo indah) berperan aktif dalam pengembangan desa inklusif dan pembangunan desa tentunya,” Ungkapnya.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin