LPJ Tahun 2022 BUMDesa Mahesa Jaya Diterima, Datuk Muslim Harap Terus Berkembang

MENDALO INDAH – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mendalo Indah melakukan Musyawarah Desa tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) Mahesa Jaya, Sabtu (28/01/2023).

Ketua BPD Mendalo Indah, Musfinal, S.Pd Mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai peraturan perundangan yang berlaku, Kegiatan penyampaian LPJ ini ada 2 macam yaitu Penyampaian LPJ per Semester atau per 6 bulan sekali dan per tahun atau yang di sebut dengan LPJ akhir tahun.

“Penyampaian LPJ oleh BUMDesa Mahesa Jaya ini sudah cukup baik untuk tahun 2022 ini dan kinerja dari BUMDesa Mahesa Jaya yang di Ketuai oleh ibu Maisaroh ini sudah baik, sudah ada menampakkan hasilnya walaupun masih minim.” Jelas Ketua BPD yang bersuara bas itu.

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Muaro Jambi, Darma Etika, SE menambahkan kegiatan ini sesuai amanat PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Laporan Pertanggungjawaban berkala per semester dan akhir tahun.

“kalau dilihat dari Progresnyo BUMDesa Mahesa Jaya ini berpeluang untuk berkembang ke depannyo, dari status BUMDesa Pemula menjadi BUMDesa Mandiri. Pelaporan LPJ akhir tahun nyo jugo sudah sesuai standar akuntansi Indonesia, tinggal nantinyo mengikuti kepmendes (Keputusan Menteri Desa) nomor 163 tahun 2023.” Ujar wanita yang akrab disapa Tika tersebut.

Direktur BUMDesa Mahesa jaya, Maisaroh, S.Pd menyampaikan bahwa apa yang dilakukan hari ini meruapakan bentuk tanggungjawab dari kewajiban Bumdes Mahesa Jaya.

Kepala Desa Mendalo Indah, Muslim, SE menegaskan bahwa BUMDesa Mahesa Jaya ini baru berjalan kurang lebih 1 bulan di bulan Desember 2022 dan hasil capaian kinerjanya cukup memuaskan bagi Pemerintah Desa Mendalo Indah dan dapat berkembang terus ke depannya.

“Alhamdulillah walaupun dalam waktu yang cukup singkat ini, BUMDesa Mahesa jaya ini sudah menampakkan hasil atau keuntungan yang nantinya akan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes) dan nantinya kita akan tambahkan penyertaan modalnya dari Dana Desa di tahun berikutnya. “ Pungkasnya. (JA91)